Anggota Kelompok 2 :
1. Aditya Pratama
2. Asih Winarni
3. Derra Surya Pratama
4. Indra Baya
5. M. Shibghatullah
6. Novrianda Risky
7. Romi Renaldhi
8. Vita Armand
DAFTAR ISI
1.
Kata pengantar ………………………………………………………. i
2.
BAB I
Pendahuluan ………………………………………………………… ii
3.
BAB II
Latar belakang, rumusan masalah dan
tujuan penulisan …………………………………………………… iii
4.
BAB IV
Pembahasan masalah……………………..………………………… 1
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya ucapkan atas
kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi
kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan kepada
dosen pembimbing dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam
menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam
penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu penulis angat
mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga senang selesainya
makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman. Amin.
BAB I
PENDAHULUAN
Konfilk merupakan
sikap saling mempertahankan diri di antara dua kelompok atau lebih yang memiliki
cara pandang dan tujuan yang berbeda. Penyebab konflik itu sendiri ada berbagai
macam, di antaranya perbedaan pendapat, perbedaan kepentingan serta situasi .
berhubungan konflik di berbagai organisasi kita dengar, salah satu nya konflik
yang terjadi di partai demokrat tentang kasus penyuapan yang melibat kan nazaruddin selaku bendahara
umum partai demokrat.
BAB IV
PEMBAHASAN
MASALAH
Pengertian
Organisasi
Organisasi merupakan sekelompok orang yang dipersatukan dalam suatu
kerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Definisi organisasi menurut para ilmuwan ;
1. Stoner
Organisasi adalah
suatu pola hubungan yang melalui orang-orang di bawah pengarahan manajer
mengejar suatu tujuan bersama.
2. James D. Mooney
Organisasi merupakan
bentuk perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Chester I. Bernard
Organisasi merupakan
suatu sistem aktivitas kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Unsur-unsur dalam suatu organisasi;
1. man (manusia)
2. kerjasama
3. tujuan bersama
4. peralatan
5. lingkungan
Pengertian Konflik
Konflik merupakan sikap saling mempertahankan diri di antara dua
kelompok atau lebih yang memiliki tujuan dan cara pandang yang berbeda.
Penyebab konflik
Penyebab konflik dibagi menjadi dua kategori, yakni;
1. karakteristik individual :
a. nilai dan sikap
kepercayaan
b. kebutuhan dan
kepribadian
c. perbedaan persepsi
2. situasi :
a. kesempatan dan
kebutuhan interaksi
b. ketergantungan
satu pihak kepada pihak lain
c. perbedaan status
Contoh kasus konflik dalam organisasi yang sedang terjadi di
lingkungan kita
Beberapa
saat ini sedang hangat-hangatnya pemberitaan tentang adanya kasus penyuapan
sekmenpora yang melibatkan Nazarudin oleh pengacara Mindo Manullang, Kamarudin
Simanjutak. Alhasil Nazarudin pun dipecat dari
jabatannya. Namun pemecatan Nazarudin ternyata telah membawa democrat
kedalam lubang permasalahan.
Melambungnya kasus
Nazarudin telah memicu terjadinya konfilk internal di dalam partai demokrat.
Dalam kasus ini terjadi perpecahan antara 2 kelompok , yakni kelompok yang
bersemangat memberikan sanksi berat terhadap Nazarudin , dan kelompok yang
berusaha melindungi Nazarudin. Perbedaan komunikasi serta cara pandang para
elite partai dalam kasus ini menunjukan adanya konflik internal. Ditambah lagi
dengan ketidak puasan dari masing-masing kelompok saat kongres di Bandung yang
belum berakhir. Ini di sebabkan karena konsolidasi
yang terjadi kurang cepat. Kepentintan dari pihak yang kalah tidak segera di
akomodasi oleh pemenang.
Salah satu hal yang
menunjukan ke public bahwa belum menyatunya kelompok di dalam partai demokrat
yakni, kelompok dari Anas Purbaningrum , menginginkan agar kasus dugaan
penyuapan sekmenpora segera diserahkan keproses hokum. Sedangkan dari kelompok
lain menginginkan agar Nazarudin segera
dicopot jabatannya dari perbendaharaan umum partai Demokrat.
Kesepakatan antara
kelompok-kelompok yang masih berselisih pandangan tersebut sangat diperlukan.
Dalam hal ini peran petinggi dari partai serta elite-elite partai sangat
diperlukan untuk menjadi penengah di antara kedua kelompok tersebut.
Dari konflik yang
terjadi di dalam organisasi tersebut kelompok kami menyimpulkan bahwa konflik
yang terjadi di dalam suatu organisasi itu merupakan hal yang wajar. Khusunya
terhadap organisasi yang ingin bergerak maju. Suatu organisasi yang jarang
mempunyai konflik internal, bahkan tidak mempunyai konflik, cenderung menjadi
suatu organisasi yang kurang hidup dan apatis. Namun suatu konflik juga bisa
menjadi suatu bencana bagi organisasi apabila konflik yang terjadi terlalu
sering atau besar dan kurangnya kesadaran dari para petinggi organisasi untuk
segera menangani konflik tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.