Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 April 2014

Bagaimana Kriteria Manajer yang Baik?



Yang dimaksud dengan manager adalah orang atau seseorang yang harus mampu membuat orang-orang dalam organisasi yang berbagai karakteristik, latar belakang budaya, akan tetapi memiliki ciri yang sesuai dengan tujuan (goals) dan teknologi (technology).

Dan tugas seorang manager adalah bagaimana mengintegrasikan berbagai macam variabel (karakteristik, budaya, pendidikan dan lain sebagainya) kedalam suatu tujuan organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian.

Adapun mekanisme yang diperlukan untuk menyatukan variabel diatas adalah sebagai berikut:

  • Pengarahan (direction) yang mencakup pembuatan keputusan, kebijaksanaan, supervisi, dan lain-lain.
  • Rancangan organisasi dan pekerjaan.
  • Seleksi, pelatihan, penilaian, dan pengembangan.
  • Sistem komunikasi dan pengendalian.
  • Sistem reward.

Hal tersebut memang tidak mengherankan karena posisi Manajer Proyek memegang peranan kritis dalam keberhasilan sebuah proyek terutama di bidang teknologi informasi. Berikut ini kualifikasi teknis maupun nonteknis yang harus dipenuhi seorang Manajer Proyek yang saya sarikan dari IT Project Management Handbook.

Setidaknya ada 3 (tiga) karakteristik yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yaitu:

  1. Karakter Pribadinya
  2. Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola
  3. Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

Karakter Pribadinya:

  • Memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya.
  • Mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab.
  • Memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja.
  • Asertif
  • Memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai dalam mengelola waktu dan manusia.

Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola

  • Memiliki komitmen yang kuat dalam meraih tujuan dan keberhasilan proyek dalam jadwal, anggaran dan prosedur yang dibuat.
  • Pelaksanakan seluruh proses pengembangan proyek IT sesuai dengan anggaran dan waktu yang dapat memuaskan para pengguna/klien.
  • Pernah terlibat dalam proyek yang sejenis.
  • Mampu mengendalikan hasil-hasil proyek dengan melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar dan tujuan yang ingin dicapai dari proyek yang dilaksanakan.
  • Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.
  • Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.
  • Memiliki kemauan untuk mendefinisikan ulang tujuan, tanggung jawab dan jadwal selama hal tersebut ditujukan untuk mengembalikan arah tujuan dari pelaksanaan proyek jika terjadi jadwal maupun anggaran yang meleset.
  • Membangun dan menyesuaikan kegiatan dengan prioritas yang ada serta tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya.
  • Memiliki kematangan yang tinggi dalam perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim.
  • Mampu membuat perencanaan dalam jangka panjang dan jangka pendek.
Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

  • Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.
  • Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.
  • Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka.
  • Berbagi sukses dengan seluruh anggota tim.
  • Mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai.
  • Memberikan apresiasi yang baik kepada para anggota tim yang bekerja dengan baik.
  • Mampu mempengaruhi pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek yang dipimpinnya untuk menerima pendapat-pendapatnya serta melaksanakan rencana-rencana yang disusunnya.
  • Mendelegasikan tugas-tugas namun tetap melakukan pengendalian melekat.
  • Memiliki kepercayaan yang tinggi kepada para profesional terlatih untuk menerima pekerjaan-pekerjaan yang didelegasikan darinya.
  • Menjadikan dirinya sebagai bagian yang terintegrasi dengan tim yang dipimpinnya.
  • Mampu membangun kedisiplinan secara struktural.
  • Mampu mengidentifikasi kelebihan-kelebihan dari masing-masing anggota tim serta memanfaatkannya sebagai kekuatan individual.
  • Mendayagunakan setiap elemen pekerjaan untuk menstimulasi rasa hormat dari para personil yang terlibat dan mengembangkan sisi profesionalisme mereka.
  • Menyediakan sedikit waktu untuk menerima setiap ide yang dapat meningkatkan kematangan serta pengembangan dirinya.
  • Selalu terbuka atas hal-hal yang mendorong kemajuan.
  • Memahami secara menyeluruh para anggota tim yang dipimpinnya dan mengembangkan komunikasi efektif di dalamnya.
Sumber:
http://rockinstreet.blogspot.com/
http://belajarmanagement.wordpress.com/2009/03/23/pengertian-dan-tugas-manager/

COCOMO


Apa itu COCOMO ? dan Apa Saja Jenisnya?

Sejarah Singkat Cocomo

COCOMO pertama kali diterbitkan pada tahun 1981 Barry Boehm W. ’s Book ekonomi Software engineering sebagai model untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyek-proyek perangkat lunak. Ini menarik pada studi dari 63 proyek di TRW Aerospace mana Barry Boehm adalah Direktur Riset dan Teknologi Perangkat Lunak pada tahun 1981. Penelitian ini memeriksa proyek-proyek ukuran mulai dari 2.000 sampai 100.000 baris kode, dan bahasa pemrograman mulai dari perakitan untuk PL / I. Proyek-proyek ini didasarkan pada model pengembangan perangkat lunak waterfall yang merupakan proses software umum pembangunan di 1981.

Referensi untuk model ini biasanya menyebutnya COCOMO 81. Pada tahun 1997 COCOMO II telah dikembangkan dan akhirnya diterbitkan pada tahun 2000 dalam buku Estimasi Biaya COCOMO II Software dengan COCOMO II. adalah penerus dari COCOMO 81 dan lebih cocok untuk mengestimasi proyek pengembangan perangkat lunak modern. Hal ini memberikan lebih banyak dukungan untuk proses pengembangan perangkat lunak modern, dan basis data proyek diperbarui. Kebutuhan model baru datang sebagai perangkat lunak teknologi pengembangan pindah dari batch processing mainframe dan malam untuk pengembangan desktop, usabilitas kode dan penggunaan komponen software off-the-rak. Artikel ini merujuk pada COCOMO 81.



Pengertian Cocomo

COCOMO terdiri dari tiga bentuk hirarki semakin rinci dan akurat. Tingkat pertama, Basic COCOMO adalah baik untuk cepat, order awal, kasar estimasi besarnya biaya perangkat lunak, namun akurasinya terbatas karena kurangnya faktor untuk memperhitungkan perbedaan atribut proyek (Cost Drivers). Intermediate COCOMO mengambil Driver Biaya ini diperhitungkan dan Rincian tambahan COCOMO account untuk pengaruh fase proyek individu.

Model Jenis Cocomo
Ada tiga model cocomo, yaitu:
1. Dasar Cocomo
Dengan menggunakan estimasi parameter persamaan (dibedakan menurut tipe sistem yang berbeda) upaya pengembangan dan pembangunan durasi dihitung berdasarkan perkiraan DSI. Dengan rincian untuk fase ini diwujudkan dalam persentase. Dalam hubungan ini dibedakan menurut tipe sistem (organik-batch, sebagian bersambung-on-line, embedded-real-time) dan ukuran proyek (kecil, menengah, sedang, besar, sangat besar).

Model COCOMO dapat diaplikasikan dalam tiga tingkatan kelas:


Proyek organik (organic mode) Adalah proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
Proyek sedang (semi-detached mode)Merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda.
Proyek terintegrasi (embedded mode)Proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat.

Kenapa Dianjurkan Menggunakan Software Open Source Dalam Membuat Aplikasi ?

Open Source adalah sebuah sistem baru dalam mendistribusikan software kepada pengguna dengan memberikan program dan source code nya secara gratis! Bahkan pengguna dapat mempelajari dan melakukan modifikasi untuk membuat software tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka. Richard M. Stallman,pendiri Free Software Foundation -sebuah organisasi yang mendukung Open Source,mengeluarkan sebuah lisensi software untuk Open Source yang dinamakan GPL (GNU Public License). Lisensi inilah yang saat ini paling banyak digunakan untuk mendistribusikan software Open Source. Selain GPL, masih banyak lisensi software lainnya yang dikembangkan oleh komunitas Open Source.

Berikut adalah keuntungan software Open Source:
Sisi pengguna:
  • Gratis
  • Pengguna dapat terlibat dalam pengembangan program karena memiliki source code nya
  • Respon yang baik dari pemakai sehingga bug dapat ditemukan dan diperbaiki dengan lebih cepat.
Sisi developer:
  • Seluruh komunitas mau dan dapat membantu untuk membuat software menjadi lebih baik 
  • Tidak ada biaya iklan dan perawatan program
  • Sebagai sarana untuk memperkenalkan konsep
Linux adalah sebuah contoh yang bagus. Banyak sistem operasi yang berusaha meniru kisah sukses Linux, tetapi Linux tetap yang paling sukses hingga saat ini. Aspek positif dari Open Source adalah penerimaan yang luas untuk software yang benar-benar bagus.

Selain itu keuntungan dari opensource yaitu:

Kamis, 26 Desember 2013

Mari Kita Mengenal SCM



Pengertian Supply Chain Manajement ( SCM )

Supply chain adalah sebuah sistem yang melibatkan proses produksi, pengiriman, penyimpanan, distribusi dan penjualan produk dalam rangka memenuhi permintaan akan produk tersebut .

Supply Chain Management (SCM) adalah kegiatan yang melibatkan koordinasi pengelolaan bahan baku/material, informasi bisnis dan arus keuangan dalam hubungan bisnis antar organisasi/perusahaan yang berpartisipasi. SCM diartikan juga sebagai seluruh jenis kegiatan pengolahan komoditas dasar hingga penjualan produk akhir kepada konsumen untuk kemudian dilakukan proses daur ulang bagi produk yang sudah dipakai, sehingga SCM disini bersifat siklus yang berjalan terus-menerus seiring dengan proses bisnis suatu perusahaan.

Pengelolaan yang efektif atas integrasi antar pemain dalam rantai pasokan, perencanaan dan pengendalian yang baik atas kegiatan pengadaan pasokan, efisiensi aliran pasokan hingga sampai ke titik konsumsi akhir.

Atau dapat di sebut juga perancangan, desain, dan kontrol arus material dan informasi sepanjang rantai pasokan dengan tujuan kepuasan konsumen sekarang dan dimasa depan. Supply Chain adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir.

Perusahaan-perusahaan tersebut termasuk supplier, pabrik, distributor, toko atau ritel, sertu perusahaan pendukung seperti jasa logistik. Ada 3 macam hal yang harus dikelola dalam supply chain yaitu pertama, aliran barang dari hulu ke hilir contohnya bahan baku yang dikirim dari supplier ke pabrik, setelah produksi selesai dikirim ke distributor, pengecer, kemudian ke pemakai akhir.


B. Tujuan Supply Chain Management

Tujuan Supply Chain Management adalah untuk memastikan sebuah produk berada pada tempat dan waktu yang tepat untuk memenuhi permintaan konsumen tanpa menciptakan stok yang berlebihan atau kekurangan.  Sebuah operasi yang effisien dari supply chain tergantung pada lengkap dan akuratnya aliran data yang berhubungan dengan produk yang diminta dari retailer kepada buyer , sistem transportasi dan kembali ke manufaktur.

Dalam rangka memenuhi stok barang yang tersedia untuk retailer , manufaktur harus menentukan jumlah produk yang diproduksi pada waktu tertentu. Dengan demikian berarti manufaktur harus meramalkan/ membuat perkiraan jumlah penjualan. Dalam hal ini yang terbaik dilakukan adalah bersama-sama dengan retailer menggunakan suatu tolak

ukur seperti misalnya CPFR( Collaborative Planning Forecasting and Replenishment ). Ramalan ini digunakan untuk memperkirakan jumlah dan jenis bahan mentah yang harus dibeli, pengapalan dan waktu pengiriman untuk bahan mentah tersebut dan waktu yang dibutuhkan untuk proses di manufaktur. Kemudian barang yang sudah jadi disimpan didalam gudang sampai diorder oleh distributor. Distributor membeli produk dari manufaktur dalam jumlah yang besar dan mungkin barang tersebut dimuat dalam truck , pallet atau kemasan lain dari produk tersebut. Pada saat distributor menerima pengiriman , kemudian dipecah menjadi pengiriman yang lebih kecil untuk dikirim ke retailer.



C. Fungsi Supply Chain Manajement ( SCM ).

- SCM secara fisik mengkonversi bahan baku menjadi produk jadi dan menghantarkannya ke pemakai akhir.

- SCM sebagai mediasi pasar, yakni memastikan bahwa apa yang disuplai oleh rantai supply mencerminkan aspirasi pelanggan atau pemakai akhir tersebut.



D. Tujuh prinsip dalam SCM

1) Segmentasi pelanggan berdasarkan kebutuhannya.

2) Sesuaikan jaringan logistik untuk melayani kebutuhan mpelanggan yang berbeda.

3) Dengarkan signal pasar .

4) Deferensiasi produk pada titik yang lebih dekat dengan konsumen

5) Kelola sumber-sumber suplai secara strategis..

6) Kembangkan strategi teknologi untuk keseluruhan rantai supply chain .

7) Adopsi pengukuran kinerja untuk sebuah supply chain secara keseluruhan.


E. Manfaat SCM

Secara umum penerapan konsep SCM dalam perusahaan akan memberikan manfaat yaitu (Jebarus, 2001) kepuasan pelanggan, meningkatkan pendapatan, menurunnya biaya, pemanfaatan asset yang semakin tinggi, peningkatan laba, dan perusahaan semakin besar.

1. Kepuasan pelanggan. Konsumen atau pengguna produk merupakan target utama dari aktivitas proses produksi setiap produk yang dihasilkan perusahaan. Konsumen atau pengguna yang dimaksud dalam konteks ini tentunya konsumen yang setia dalam jangka waktu yang panjang. Untuk menjadikan konsumen setia, maka terlebih dahulu konsumen harus puas dengan pelayanan yang disampaikan oleh perusahaan.

2. Meningkatkan pendapatan. Semakin banyak konsumen yang setia dan menjadi mitra perusahaan berarti akan turut pula meningkatkan pendapatan perusahaan, sehingga produk-produk yang dihasilkan perusahaan tidak akan ‘terbuang’ percuma, karena diminati konsumen.

3. Menurunnya biaya. Pengintegrasian aliran produk dari perusahan kepada konsumen akhir berarti pula mengurangi biaya-biaya pada jalur distribusi.

4. Pemanfaatan asset semakin tinggi. Aset terutama faktor manusia akan semakin terlatih dan terampil baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan. Tenaga manusia akan mampu memberdayakan penggunaan teknologi tinggi sebagaimana yang dituntut dalam pelaksanaan SCM.

5. Peningkatan laba. Dengan semakin meningkatnya jumlah konsumen yang setia dan menjadi pengguna produk, pada gilirannya akan meningkatkan laba perusahaan.

6. Perusahaan semakin besar. Perusahaan yang mendapat keuntungan dari segi proses distribusi produknya lambat laun akan menjadi besar, dan tumbuh lebih kuat.

Keenam manfaat yang sudah dijelaskan seperti tersebut di atas merupakan manfaat tidak langsung. Secara umum, manfaat langsung dari penerapan SCM bagi perusahaan adalah :

1. SCM secara fisik dapat mengkonversi bahan baku menjadi produk jadi dan mengantarkannya kepada konsumen akhir. Manfaat ini menekankan pada fungsi produksi dan operasi dalam sebuah perusahaan. Dalam fungsi ini dilakukan penggunaan dari seluruh sumber daya yang dimilki dalam sebuah proses transformasi yang terkendali, untuk memberikan nilai pada produk yang dihasilkan sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan dan mendistribusikannya kepada konsumen yang dibidik.

2. SCM berfungsi sebagai mediasipasar, yaitu memastikan apa yang dipasok oleh rantai suplai mencerminkan aspirasi pelanggan atau konsumen akhir tersebut. Dalam hal ini fungsi pemasaran yang akan berperan. Melalui pelaksanaan SCM, pemasaran dapat mengidentifikasi produk dengan karakteristik yang diminati konsumen. Selanjutnya fungsi ini harus mampu mengidentifikasi seluruh atribut produk yang diharapkan konsumen tersebut dan mengkomunikasikan kepada perancang produk. Apabila seleksi rancangan produk sudah dilakukan dan dilakukan pengujian maka produk dapat diproduksi. Sehingga SCM akan berperan dalam memberikan manfaat seperti point 1 tersebut.

F. Persyaratan Penerapan SCM

Sebagai suatu konsep yang melibatkan banyak pihak sebagai mata rantai, SCM menuntut beberapa persyaratan yang tidak hanya terkait dengan material, tetapi juga informasi. Syarat utama dari penerapan SCM tentunya dukungan manajemen. Manajemen semua level dari strategis sampai operasional harus memberikan dukungan mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, pelaksanaan, sampai pengendalian. Selain dukungan manajemen, syarat lain merupakan syarat yang melibatkan faktor eksternal yaitu pemasok dan distributor.

Sebelum membangun komitmen dan melaksanakan ‘kontrak kerja’ dengan para pemasok, maka perusahaan terlebih dahulu harus melaksanakan evaluasi pemasok. Sebagi catatan, melaksanakan evaluasi pemasok untuk pemasok yang ‘bermain’ dalam pasar yang monopoli tentunya sulit dan tidak bias dilaksanakan, sehingga yang perlu dilakukan untuk kondisi ini adalah membangun kemitraan dalam suatu kesepakatan.

Evaluasi pemasok dilakukan apabila untuk material yang sama dapat diperoleh lebih dari satu alternatif pemasok. Setidaknya ada tiga kriteria dalam melakukan evaluasi pemasok, yaitu : keadaan umum pemasok, keadaan pelayanan, dan keadaan material. Beberapa contoh indikator dari setiap kriteria evaluasi pemasok adalah sebagai berikut (Gaspersz, 2002) :

1. Keadaan umum pemasok

· Ukuran atau kapasitas produksi

· Kondisi financial

· Kondisi operasional

· Fasilitas riset dan desain

· Lokasi geografis

· Hubungan dagang antar industri

2. Keadaan pelayanan

· Waktu penyerahan material

· Kondisi kedatangan material

· Kuantitas pemesanan yang ditolak

· Penanganan keluhan dari pembeli

· Bantuan teknik yang diberikan

· Informasi harga yang diberikan

3. Keadaan material

· Kualitas material

· Keseragaman material

· Jaminan dari pemasok

· Keadaan pengepakan (pembungkusan)


Dari ketiga kriteria tersebut, bobot (berdasarkan tingkat kepentingan) yang terbesar diberikan pada kriteria keadaan material, karena keadaan material akan mempengaruhi kinerja fungsi produksi dan operasi khususnya kualitas produk. Selanjutnya dilakukan penilaian untuk setiap indikator dan dihitung total skor-nya.

Syarat berikutnya adalah pemilihan distributor sebagai perantara produk perusahaan sampai ke tangan konsumen akhir. Intensitas saluran distribusi yang ideal bagi suatu perusahaan adalah bagaimana menyajikan jenis produk secara luas dalam pemuasan kebutuhan konsumen (Sitaniapessy, 2001). Penggunaan distributor yang terlalu sedkit dapat membatasi penyebaran jenis produk dalam aktivitas pemasaran. Sebaliknya, penggunaan distributor yang terlalu banyak dapat mengganggu brand image dalam posisinya berkompetisi. Satu kunci yang penting dalam mengelola saluran distribusi adalah menentukan berapa banyak saluran distribusi yang dikembangkan serta membentuk suatu pola kemitraan yang menunjang pemasaran suatu produk dalam area pemasaran tertentu.

Jumat, 05 Oktober 2012

Sistem Informasi Akuntansi

                                                                    KATA PENGANTAR

Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dari-Nya, meminta ampunan dari-Nya dan meminta perlindungan kepada-Nya dari kejahatan diri kita serta keburukan amal perbuatan kita. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Karena hidayah-Nya pula, Alhamdulillah, penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Sistem Informasi Akuntansi” ini sebagai tugas dari mata kuliah SIA (Sistem Informasi Akuntansi) tepat pada waktunya. Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Renny Nurainy , MA selaku dosen mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan; rekan-rekan, serta semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya.

Daftar Isi


COVER ............................... 1
KATA PENGANTAR ............................... 2
DAFTAR ISI ............................... 3
PENGERTIAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ............................... 4
SUBSISTEM PADA SIA ............................... 4
TUJUAN DAN KOMPONEN PADA SIA ............................... 5 
FUNGSI DAN KARAKTERISTIK SIA ............................... 6
UNSUR-UNSUR PENERAPAN SIA .............................. 6
SIA BERBASIS KOMPUTER ............................... 7
KEUNTUNGAN SIA BERBASIS KOMPUTER ............................... 7
DAFTAR PUSTAKA ............................... 8


SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)

Sistem Informasi Akuntansi adalah sistem informasi yang berhubungan dengan akuntansi. Dimana pengertian Sistem Informasi Akuntansi dibahas pada makalah ini. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan rangkaian pengkordinasian sumber daya (data, materials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan bisnis suatu entitas, dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan (Wilkinson, 1991: 14).

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang merubah data transaksi menjadi informasi atau laporan keuangan yang berguna bagi pemakainya.

Karena SIA merupakan suatu sistem informasi yang cukup rumit, dan untuk mempermudah pengelolaan, SIA dibagi menjadi beberapa subsistem.


Berikut ini merupakan Subsistem yang ada pada SIA tersebut:


1.The Revenue Circle

mencakup penjualan dan pemasukkan dalam bentuk uang tunai.

2. The Expenditure Cycle

kegiatan pembelian dan pembayaran dengan uang tunai.

3. The Human Resources/payroll cycle

mencakup kegiatan mengontrak dan menggaji para pegawai

4. The production cycle

proses merubah bahan mentah menjadi bahan jadi

5. The financing cycle

mencakup kegiatan untuk mendapatkan data dari investor, serta pembayaran mereka lagi.

Tujuan dan Komponen SIA

SIA (Sistem Infromasi Akuntansi ) tentu saja dibuat dengan beberapa alas an dan tujuan. Berikut ini adalah Tujuan dibuatnya sebuah SIA (Sistem Informasi akuntansi ):


-untuk mempermudah operasi bisnis setiap hari
- mengelola data hariaan
- menjadikan data mentah tersebut menjadi sebuah laporan keuangan
- mendukung operasi-operasi sehari-hari (mengolah aktifitas akuntansi)
- mendukung pengambilan keputusan manajemen (sebagai bahan pertimbangan)
-memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggungjawaban

Data harian dibidang akuntansi memiliki traffic yang cukup tinggi, sehingga diperlukan sebuah sistem informasi untuk mengatasi hal tersebut. Selain tujuan, ada pula komponen pada SIA. Komponen pada SIA secara garis besar hampir sama dengan sistem informasi lainnya, yaitu: Operator, prosedur, data, hardware dan software.


Komponen yang terdapat pada Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah:

o Orang-orang yang mengoperasikan sistem tersebut
o Prosedur-prosedur, baik manual maupun terototomatisasi yang dilibatkan dalam mengumpulkan, memproses dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas organisasi
o Data tentang proses-proses bisnis (informasi)
o Software yang dipakai untuk memproses data organisasi
o Infrastruktur teknologi informasi (perangkat keras)



Fungsi dan Karakteristik SIA

Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :

· Mengumpulkan dan menyimpan aktivitas yang dilaksanakan disuatu organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas tersebut dan para pelaku dalam aktivitas tersebut
· Mengubah data menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen
· Menyediakan pengendalian yang memadai
· Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan .
· Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
· SIA melaksanakan tugas yang diperlukan
· Berpegang pada prosedur yang relatif standar
· Menangani data rinci
· Berfokus historis
· Menyediakan informasi pemecahan minimal


Unsure-unsur penerapan SIA

Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan adalah Analisa Perilaku, Metode kuantitatif, dan Komputer

· Analisa Perilaku
Setiap sistem yang tertuangkan dalam kertas tidak akan efektif dalam penerapannya kecuali seorang akuntan dapat mengetahui kebutuhan akan orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut.Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif.
Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.


· Metode Kuantitatif
Dalam menyusun informasi, seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut.

· Komputer
Pada beberapa perusahaan, komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan.


Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer

Salah satu kegiatan rutin di dalam perusahaan adalah kegiatan yang sifatnya klerikal yakni penyajian informasi keuangan untuk bebagai pihak yang membutuhkan khususnya adalah pihak manajemen. Informasi keuangan yang dihasilkan berdasarkan data trasaksi ekonomi perusahaan haruslah benar-benar memenuhi kualifikasi berkualitas. seperti akurasi yang terjaga (accurate) , ketepatan waktu dalam penyajiannya (timeles) serta kesesuaiannya dengan pihak yang menerima (relevance).


Informasi keuangan dalam perusahaan dihasilkan oleh suatu sistem informasi yaitu sistem informasi akuntansi. Informasi yang berkualitas hanya bisa dihasilakan oleh suatu sistem informasi yang

didukung oleh teknologi informasi (teknologi kompuer , teknologi telekomunikasi). Meskipun secara teori dukungan teknologi informasi dalam sistem informasi bukan merupakan syarat mutlak bagi jalannya sistem informasi akuntansi akan tetapi saat ini. nampaknya dukungan teknologi informasi terhadap suatu sistem informasi sifatnya bukan lagi pilihan (optional) tetapi sudah merupakan kebutuhan.


Bagaimana mungkin perusahaan mau mengambil resiko, untuk sistem informasi akuntansi yang menghasilkan informasi keuangan yang akan dijadikan referensi atau dasar dari bebagai kebijakan

penting perusahaan yang akan diambil. Sistem informasi akuntansi tanpa dukungan teknologi informasi (sistem informasi akuntansi manual) sangat beresiko karena banyak mengandung berbagai kelemahan yang dapat menyebabkan terhambatnya kegiatan perusahaan.


Keunggulan Sitem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer


Sistem informasi akuntansi dalam perusahaan yang sudah didukung oleh teknologi informasi (SIA berbasis komputer) merupakan bagian dari sistem yang ada yang dapat memberikan informasi bagi semua tingkat manajemen, mulai dari manajemen tingkat atas (Top Level Management) seperti direktur dan Eksekutif, manajemen menengah (Midle Level Management) seperti kepala cabang, divisi serta manajemen tingkat bawah (Lower Level management) seperti mandor, supervisor.

Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki oleh sistem informasi akuntansi yang

didukung teknologi informasi (SIA berbasis komputer), yaitu:
a. Proses pengolahan data yang cepat
b. Memiliki tingkat akurasi informasi yang tinggi
c. Efesiensi sumberdaya manusia
d. Kemudahan akses informasi


Daftar Pustaka
http://www.wakrizki.net/2012/04/contoh-daftar-isi-makalah.html#ixzz28KNkFHzA
http://duniasisteminformasi.blogspot.com/2011/03/pengertian-sistem-informasi-akuntansi.html
http://siaku-klmpk8.blogspot.com/2011/01/karakteristik-dan-fungis-sistem.html
http://arispato.blogspot.com/2010/11/sistem-informasi-akuntansi-berbasis.html
























Selasa, 08 Mei 2012

KEMACETAN

Hampir semua jalan di Jakarta mengalami kemacetan yang cukup membuat kita pusing, kesal, dan uring-uringan akibat kemacetan yang terjadi. Sebenarnya sederhana saja, kemacetan itu disebabkan oleh ketidakseimbangan antara pertambahan jumlah kendaraan dan pertambahan jumlah jalan.
Selama ini pertambahan jumlah kendaraan meningkat dengan pesat sementara pertambahan jalan bisa dikatakan tidak ada pertambahan yang signifikan. Selain itu, faktor yang turut berperan dalam kemacetan adalah banyak pengendara yang tidak disiplin dan tidak mematuhi peraturan berlalu lintas serta jumlah penduduk DKI Jakarta yang semakin banyak akibat urbanisasi.

Beberapa cara ...

Sabtu, 21 April 2012

Berdialog dengan "satu detik"

Pada suatu hari aku duduk dan menghadapkan hati ini ke Hadirat Allah 
sambil menyesali renangan usia yang telah ku lewati.
kupanggil satu detik dari waktu hidupku. aku katakan kepadanya :

  • Aku harap agar engkau mau kembali lagi kepadaku, suapaya ku dapat menggunakanmu untuk berbuat kebajikan.
* sesunngguhnya tidak ada waktu yang sudi berkompromi untuk beerhenti.
  • wahai detik ... aku memohon, kembalilah padaku agar aku apat menfaatkanmu dan mengisi kekuranganku pada dirimu. 
 * bagaimana aku dapat kembali padamu , padahal aku telah tertutup oleh perbuatan-perbuatanmu !
  • coba lakukan hal yang mustahil itu dapat kembali padaku. betapa banyak detik-detik selain kamu yang telah aku sia-siakan?
 * seandainya kekuasaan ada ditanganku , pastilah aku akan kembali padamu, namun tiada kehidpuan bagiku. dan itu terlipat oleh lembaran-lembaran amalmu dan diserahkan kepada Allah SWT.
  • apakah mustahil , jika engkau kembali lagi kepadaku, padahal saat ini engkau sedang berbicara padaku? 
* sesungguhnya detik-detik dalam kehidupan manusia, ada yang dapat menjadi kawan setianya dan ada kalanya ia menjadi musuh besarnya. aku adalah temasuk detik-detik yang menjadi musuhmudan yang akan menjadi saksi atas kamu dihari kiamat kelak. mungkinkah akan bertemu, dua orang yang saling bermusuhan? 
  • aduh , alangkah menyesalnya aku . betapa aku sering menyia-nyiakan detik-detik dalam perjalanan hidupku! tetapi sekali lagi aku mohon sekiranya engkau sudi kemali padaku , niscaya aku akan beramal shaleh"didalamnu" yang pernah aku tinggalkan.
 ( maka detikpun terdiam, tidak mengeluarkan sepatah katapun. aku pun lantas memanggilnya)
  • wahai detik, tidakkah engkau mendengar panggilanku ? kumohon... jawablah ...
* wahai orang yang lalai akan dirinya, wahai orang yang menyia-nyiakan waktu ...... tahukah kamu? saat ini , demi mengembalikan satu detik saja, sesungguhnya kamu telah menyia-nyiakan beberapa detik dari umurmu. mungkinkah engkau dapat mengemballikan mereka pula ? namun aku hanya dapat berpesan kepadamu, " sesungguhnya segala perbuatan yang baik itu enghapuskan (dosa) segala perbuatan yang buruk".


Maka , wahai sahabatku bersegeralah ...., beramalah, bersungguh-sungguhlah, bertaqwalah kepada Allah dimanaun engkau berada. ikutilah perbuatan buruk itu dengan pebuatan baik, niscaya perbuata baik itu akan menghapusnya, dan bergaullah dengan sesama manusia dengan budi pekerti yang luhur.

Jumat, 20 April 2012

LINUX WITH C

Sebelum kita mempelajari lebih dalam mengenai linux with C, kita harus mengetahui apakah arti dari Linux ?

Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap.

Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya

Linux disusun berdasarkan standard sistem operasi POSIX, yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding Unix lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan, yaitu tidak bersifat free. MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86, dan tidak mendukung multi-user dan multi-tasking, serta tak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang, dan program utilitas yang ...

Kamis, 22 Maret 2012

Perseroan Terbatas

Perseroan Terbatas, adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.

Perseroan terbatas merupakan wadah untuk melakukan kegiatan usaha, yang membatasi tanggung jawab pemilik modal, yaitu sebesar jumlah saham yang dimiliki sehingga bentuk usaha seperti ini banyak dinikmati, terutama bagi perusahaan dengan jumlah modal yang besar.

 PROSES PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS

Untuk mendirikan Perseroan Terbatas, harus dengan menggunakan akta resmi (akta yang dibuat oleh notaris) yang di dalamnya dicantumkan nama lain dari perseroan terbatas, modal, bidang usaha, alamat perusahaan, dan lain-lain. Akta ini harus disahkan oleh menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (dahulu Menteri Kehakiman). Untuk mendapat izin dari menteri kehakiman, harus memenuhi syarat sebagai berikut:

Kamis, 24 November 2011

HardDisk

Hard disk atau hard drive adalah sebuah peranti penyimpanan (storage) yang merekam data secara cepat menjadi pulsa magnetik pada sebuah platter/disk metal yang berputar.

Bila sebuah CPU merupakan otak dari sebuah PC, maka hard drive berfungsi sebagai jantungnya, memompa data vital ke seluruh sistem. Sebagai komponen yang menggerakkan komputer secara virtual, hard drive juga merupakan sesuatu yang misterius. Kebanyakan orang tidak dapat melihat bagian dalam dari sebuah hard drive, terhalang oleh penutup alumuniumnya, walau

Sabtu, 12 November 2011

4 macam buah-buahan untuk memutihkan gigi

Kebanyakan orang-orang memutihkan gigi dengan cara yang tidak alami. berikut ini saya akan memberikan beberapa tips untuk memutihkan gigi secara alamiah. ada 4 macam buah yang dapat kita konsumsi agar memiliki gigi yang putih dan sehat tanpa mengandung bahan-bahan yang berbahaya.

1. STRAWBERRY.
       http://balispasuplier.files.wordpress.com/2010/07/strawberry.jpg
     Strawberry adalah buah yang dapat memutihkan gigisecara alami. karena didalamnya terkandung asam malat yang terkandung dalam stroberi bertindak sebagai zat yang akan mengikis dan menghilangkan beberapa noda pada permukaan gigi. untuk hasil maksimal kita dapat mengkonsusmsi strawberry dengan setengah sendok teh baking soda.
     Namun, metode ini tidak boleh dilakukan dalam waktu yang lama karena bisa asam pada stroberi dapat menghancurkan enamel gigi dari waktu ke waktu.

2. APEL
     http://chuznounz.student.umm.ac.id/files/2010/02/apel.jpg
   

Apel  merupakan buah yang  mengandung dua kualitas yang membantu dalam pemutihan gigi.

Pertama, dengan mengunyah buah apel yang keras dan renyah bisa melunturkan plak gigi yang dapat mengubah warna gigi. Selain itu, mengunyah juga merangsang produksi air liur yang secara alami dapat melawan bakteri dalam mulut yang merubah warna gigi.

Kedua, apel juga mengandung asam malat yang bertindak sebagai bahan alami untuk menghilangkan noda pada permukaan gigi.

3.  WORTEL
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiB9MTCMuo-Iu0SvyQj23IBx-0IVPhjpwQVx9xDjUQLyVmAmazHR2OYck-kN9ZzSzcvEaUJEcw4wjc_jMSe-LR6IovKIeIAtq7bO-ElP99yFa6YUsEA1bVv-QPD7RkQPwwH55N935EWgPDF/s400/wortel_sehat.jpg
     Wortel memiliki kegunaan dan fungsi yang sama seperti buah apel yang dapat menghilangkan plak gigi yang keras selama kita menunyah.

4. LEMON
     https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjK6iFbNPRO19hZBqn-glJnbmOH_3a16F1DoGvgeIEkW8V0ELCG9e-MWASncFgEI_8IiUbcsRQJlYGYXFQs-cIbdIG14omnMzH8H5B106AjSlCChmEdVA1HcYps0x83wEJ6OBRh1WzU5XY/s1600/lemon.jpg
     Selain untuk kecantikan pada wajah dan menghilangkan amis pada makanan, ternyata lemon juga berfungsi untuk memutihkan gigi loh teman-teman. sebagai contoh, misalnya kita ingin menghilangkan noda pada gigi. Noda kopi pada gigi dapat membuat gigi menjadi cokelat atau kekuningan. Untuk memutihkan gigi, Anda bisa memanfaatkan kulit lemon. Kupas buah lemon dan pisahkan kulitnya. Gosoklah kulit lemon pada gigi secara menyeluruh selama lima menit.

Sabtu, 08 Oktober 2011

tips menjadi pintar !


VS



Bagaimana bisa kita mendapatkan gelar sarjana apabila sikap dan kelakuan kita masih seperti gambar di atas? jawabannya adalah tentu tidak! mengapa? karena untuk mencapai kesuksesan, kita harus mempunyai niat dan usaha untuk menghilangkan sikap pemalas. memang, melakukan suatu perubahan itu sangat tidaklah mudah. apalagi jika kita ingin melakukan perubahan menjadi lebih baik. tetapi pada artikel kali ini saya akan memberikan beberapa tips untuk menjadi mahasiswa yang pintar yaitu sebagai berikut:

Kamis, 29 September 2011

Panik data hilang dari laptop? Dont worries


Pernahkah anda mengalami STRESS karena semua data-data hilang dari laptop anda?

laptop sering kali di isi untuk data sensitif dan penyimpana data pribadi. tetapi, kini Anda tak perlu lagi bingung menyelamatkan data-data dalam laptop. Berikut saya akan memberikan beberapa langkah