Bahasa adalah alat komunikasi baik secara lisan maupun tertulis yang dipergunakan dan disepakati bersama oleh masyarakat. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia. Pada saat ini, bahasa Indonesia dipergunakan oleh hampir seluruh rakyat Indonesia. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi, dan bahasa pertama yang digunakan, selain bahasa Jawa atau bahasa Sunda.
Kita sering mendengar istilah peran dan fungsi. Apa sebenarnya peran dan fungsi bahasa khususnya bahasa Indonesia? Samakah dengan pengertian yang pernah kita gunakan?
Dari permasalahan di atas, kita akan membahasan mengenai peran dan fungsi Bahasa Indonesia.
Kita tahu bahwa bahasa sebagai alat komunikasi lingual manusia, baik secara terlisan maupun tertulis. Ini adalah fungsi dasar bahasa yang tidak dihubungkan dengan status dan nilai-nilai sosial. Setelah dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari, yang di dalamnya selalu ada nilai-nilai dan status, bahasa tidak dapat ditinggalkan. Ia selalu mengikuti kehidupan manusia sehari-hari, baik sebagai manusia anggota suku maupun anggota bangsa. Karena kondisi dan pentingnya bahasa itulah, maka ia diberi ‘label’ secara eksplisit oleh pemakainya yang berupa kedudukan dan fungsi tertentu.
Kedudukan dan fungsi bahasa yang dipakai oleh pemakainya (baca: masyarakat bahasa) perlu dirumuskan secara eksplisit, sebab kejelasan ‘label’ yang diberikan akan mempengaruhi masa depan bahasa yang bersangkutan. Pemakainya akan menyikapinya secara jelas terhadapnya. Pemakaiannya akan memperlakukannya sesuai dengan ‘label’ yang dikenakan padanya.
1. fungsi Bahasa Indonesia yaitu
- Sebagai alat kontrol sosial
Kontrol sosial ini dapat diterapkan pada diri kita sendiri ataukepada masyarakat. Berbagai penerangan, informasi, maupunpendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku pelajaran, buku-buku instruksi, ceramah agama (dakwah), orasi ilmiah atau politik adalah contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Selainitu, kita juga sering mengikuti diskusi atau acara bincang-bincang (talk show) di televisi dan radio, iklan layanan masyarakat ataulayanan sosial merupakan salah satu wujud penerapan bahasa sebagaialat kontrol sosial. Semua itu merupakan kegiatan berbahasa yang memberikan kepada kita cara untuk memperoleh pandangan baru,sikap baru, perilaku dan tindakan yang baik. Di samping itu, kitabelajar untuk menyimak dan mendengarkan pandangan orang lainmengenai suatu hal.Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alatkontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alatperedam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangatefektif untuk meredakan rasa marah kita. Tuangkanlah rasa dongkoldan marah kita ke dalam bentuk tulisan. Biasanya, pada akhirnya, rasamarah kita berangsur-angsur menghilang dan kita dapat melihatpersoalan secara lebih jelas dan tenang.
2. Fungsi bahasa secara khusus
Kontrol sosial ini dapat diterapkan pada diri kita sendiri ataukepada masyarakat. Berbagai penerangan, informasi, maupunpendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku pelajaran, buku-buku instruksi, ceramah agama (dakwah), orasi ilmiah atau politik adalah contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Selainitu, kita juga sering mengikuti diskusi atau acara bincang-bincang (talk show) di televisi dan radio, iklan layanan masyarakat ataulayanan sosial merupakan salah satu wujud penerapan bahasa sebagaialat kontrol sosial. Semua itu merupakan kegiatan berbahasa yang memberikan kepada kita cara untuk memperoleh pandangan baru,sikap baru, perilaku dan tindakan yang baik. Di samping itu, kitabelajar untuk menyimak dan mendengarkan pandangan orang lainmengenai suatu hal.Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alatkontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alatperedam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangatefektif untuk meredakan rasa marah kita. Tuangkanlah rasa dongkoldan marah kita ke dalam bentuk tulisan. Biasanya, pada akhirnya, rasamarah kita berangsur-angsur menghilang dan kita dapat melihatpersoalan secara lebih jelas dan tenang.
2. Fungsi bahasa secara khusus
Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari
Manusia adalah mahkluk sosial yang tak akan pernah mungkindapat terlepas dari hubungan (komunikasi) dengan mahluk sosialnya.Komunikasi yang berlangsung dapat mempergunakan dialeg resmi(baku) atau dialeg santai (tidak menghiraukan pemakaian bahasa resmi,biasanya saat berkomunikasi dengan teman).
Mewujudkan seni (sastra)
Bahasa yang dipakai untuk menyampaikan atau mengungkapkanperasaan melalui media seni, misalnya puisi, syair, prosa,dll. Terkadangbahasa yang dipergunakan merupakan bahasa yang memiliki makna artauarti denotasi atau memiliki makna yang tersirat. Dalam hal ini, kitamemerlukan pemahaman yang lebih mendalam agar bisa mengetahui apamakna atau apa yang ingin disampaikan kepada kita.
Manusia adalah mahkluk sosial yang tak akan pernah mungkindapat terlepas dari hubungan (komunikasi) dengan mahluk sosialnya.Komunikasi yang berlangsung dapat mempergunakan dialeg resmi(baku) atau dialeg santai (tidak menghiraukan pemakaian bahasa resmi,biasanya saat berkomunikasi dengan teman).
Mewujudkan seni (sastra)
Bahasa yang dipakai untuk menyampaikan atau mengungkapkanperasaan melalui media seni, misalnya puisi, syair, prosa,dll. Terkadangbahasa yang dipergunakan merupakan bahasa yang memiliki makna artauarti denotasi atau memiliki makna yang tersirat. Dalam hal ini, kitamemerlukan pemahaman yang lebih mendalam agar bisa mengetahui apamakna atau apa yang ingin disampaikan kepada kita.
Mempelajari bahasa-bahasa kuno
Dengan kita mempelajari bahasa-bahasa kuno ini, kita akan dapatmengetahui kejadian atau peristiwa yang sudah di masa lampau, untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi di masa yangakan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentanglatar belakang dari suatu hal, misalnya saja untuk mengetahui keberadaan atau asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah-naskahkuno atau penemuan prasasti-prasasti.
Dengan kita mempelajari bahasa-bahasa kuno ini, kita akan dapatmengetahui kejadian atau peristiwa yang sudah di masa lampau, untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi di masa yangakan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentanglatar belakang dari suatu hal, misalnya saja untuk mengetahui keberadaan atau asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah-naskahkuno atau penemuan prasasti-prasasti.
Mengeksploitasi IPTEK
Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia,ditambah dengan akal dan pikiran yang sudah diberikan Tuhan hanyakepada manusia, maka manusia akan selalu mengembangkan berbagaihal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yangdimiliki oleh manusia akan selalu akan didokumentasikan supayamanusia lainnya juga dapat mempergnakannya dan melestarikannya demikebaikan manusia itu sendiri.
3. Ragam Bahasa
Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia,ditambah dengan akal dan pikiran yang sudah diberikan Tuhan hanyakepada manusia, maka manusia akan selalu mengembangkan berbagaihal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yangdimiliki oleh manusia akan selalu akan didokumentasikan supayamanusia lainnya juga dapat mempergnakannya dan melestarikannya demikebaikan manusia itu sendiri.
3. Ragam Bahasa
Bahasa Indonesia digunakan oleh bangsa Indonesia sebagai alatkomunikasi untuk berbagai keperluan dalam berbagai kesempatan. Jika kitaperhatikan pemakaian bahasa Indonesia pada kelompok-kelompok tertentu,ternyata bahasa Indonesia yang digunakan sangat bervariasi. Variasi ini terdapatpada bunyi bahasa, intonasi, morfologi, pilihan kata ataupun istilah, dan jenisserta bentuk kalimat. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok remaja diJakarta ataupun di Bandung, misalnya, variasi terdapat pada morfologi. Contoh:“dikerjain” dan “ngumpul” untuk bentuk kata “dikerjakan” dan “berkumpul”.Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok ilmuwan, variasi terdapat padapilihan istilah, yaitu sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajarinya. Misalnya,orang awam menggunakan istilah “mencret”, sedangkan dokter menggunakanistilah “diare” untuk pengertian yang sama. Walaupun terdapat variasi dalampemakaian bahasa Indonesia oleh kelompok-kelompok masyarakat tertentu, ideyang diungkapkan tetap dapat dipahami oleh kelompok penutur bahasa Indonesialainnya. Hal ini terjadi karena bahasa Indonesia mempunyai pola umum yangterdapat pada setiap variasi tersebut. Variasi pemakaian bahasa Indonesia olehkelompok masyarakat tersebut disebut ragam bahasa.
sumber:
http://heragustina.blogspot.com/2009/09/peran-dan-fungsi-bahasa-indonesia.html
http://ml.scribd.com/doc/40916841/Penggunaan-Bahasa-Indonesia-Sehari2
http://www.file-edu.com/2011/05/makalah-kedudukan-dan-fungsi-bahasa.html
sumber:
http://heragustina.blogspot.com/2009/09/peran-dan-fungsi-bahasa-indonesia.html
http://ml.scribd.com/doc/40916841/Penggunaan-Bahasa-Indonesia-Sehari2
http://www.file-edu.com/2011/05/makalah-kedudukan-dan-fungsi-bahasa.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.