Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dari-Nya, meminta ampunan dari-Nya dan meminta perlindungan kepada-Nya dari kejahatan diri kita serta keburukan amal perbuatan kita. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Karena hidayah-Nya pula, Alhamdulillah, penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Sistem Informasi Akuntansi” ini sebagai tugas dari mata kuliah SIA (Sistem Informasi Akuntansi) tepat pada waktunya. Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Renny Nurainy , MA selaku dosen mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan; rekan-rekan, serta semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya.
Daftar Isi
COVER ............................... 1
KATA PENGANTAR ............................... 2
DAFTAR ISI ............................... 3
PENGERTIAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ............................... 4
SUBSISTEM PADA SIA ............................... 4
TUJUAN DAN KOMPONEN PADA SIA ............................... 5
FUNGSI DAN KARAKTERISTIK SIA ............................... 6
UNSUR-UNSUR PENERAPAN SIA .............................. 6
SIA BERBASIS KOMPUTER ............................... 7
KEUNTUNGAN SIA BERBASIS KOMPUTER ............................... 7
DAFTAR PUSTAKA ............................... 8
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
Sistem Informasi Akuntansi adalah sistem informasi yang berhubungan dengan akuntansi. Dimana pengertian Sistem Informasi Akuntansi dibahas pada makalah ini. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan rangkaian pengkordinasian sumber daya (data, materials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan bisnis suatu entitas, dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan (Wilkinson, 1991: 14).
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang merubah data transaksi menjadi informasi atau laporan keuangan yang berguna bagi pemakainya.
Karena SIA merupakan suatu sistem informasi yang cukup rumit, dan untuk mempermudah pengelolaan, SIA dibagi menjadi beberapa subsistem.
Berikut ini merupakan Subsistem yang ada pada SIA tersebut:
1.The Revenue Circle
mencakup penjualan dan pemasukkan dalam bentuk uang tunai.
2. The Expenditure Cycle
kegiatan pembelian dan pembayaran dengan uang tunai.
3. The Human Resources/payroll cycle
mencakup kegiatan mengontrak dan menggaji para pegawai
4. The production cycle
proses merubah bahan mentah menjadi bahan jadi
5. The financing cycle
mencakup kegiatan untuk mendapatkan data dari investor, serta pembayaran mereka lagi.
Tujuan dan Komponen SIA
SIA (Sistem Infromasi Akuntansi ) tentu saja dibuat dengan beberapa alas an dan tujuan. Berikut ini adalah Tujuan dibuatnya sebuah SIA (Sistem Informasi akuntansi ):
-untuk mempermudah operasi bisnis setiap hari
- mengelola data hariaan
- menjadikan data mentah tersebut menjadi sebuah laporan keuangan
- mendukung operasi-operasi sehari-hari (mengolah aktifitas akuntansi)
- mendukung pengambilan keputusan manajemen (sebagai bahan pertimbangan)
-memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggungjawaban
Data harian dibidang akuntansi memiliki traffic yang cukup tinggi, sehingga diperlukan sebuah sistem informasi untuk mengatasi hal tersebut. Selain tujuan, ada pula komponen pada SIA. Komponen pada SIA secara garis besar hampir sama dengan sistem informasi lainnya, yaitu: Operator, prosedur, data, hardware dan software.
Komponen yang terdapat pada Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah:
o Orang-orang yang mengoperasikan sistem tersebut
o Prosedur-prosedur, baik manual maupun terototomatisasi yang dilibatkan dalam mengumpulkan, memproses dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas organisasi
o Data tentang proses-proses bisnis (informasi)
o Software yang dipakai untuk memproses data organisasi
o Infrastruktur teknologi informasi (perangkat keras)
Fungsi dan Karakteristik SIA
Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :
· Mengumpulkan dan menyimpan aktivitas yang dilaksanakan disuatu organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas tersebut dan para pelaku dalam aktivitas tersebut
· Mengubah data menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen
· Menyediakan pengendalian yang memadai
· Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan .
· Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
· SIA melaksanakan tugas yang diperlukan
· Berpegang pada prosedur yang relatif standar
· Menangani data rinci
· Berfokus historis
· Menyediakan informasi pemecahan minimal
Unsure-unsur penerapan SIA
Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan adalah Analisa Perilaku, Metode kuantitatif, dan Komputer
· Analisa Perilaku
Setiap sistem yang tertuangkan dalam kertas tidak akan efektif dalam penerapannya kecuali seorang akuntan dapat mengetahui kebutuhan akan orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut.Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif.
Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.
· Metode Kuantitatif
Dalam menyusun informasi, seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut.
· Komputer
Pada beberapa perusahaan, komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer
Salah satu kegiatan rutin di dalam perusahaan adalah kegiatan yang sifatnya klerikal yakni penyajian informasi keuangan untuk bebagai pihak yang membutuhkan khususnya adalah pihak manajemen. Informasi keuangan yang dihasilkan berdasarkan data trasaksi ekonomi perusahaan haruslah benar-benar memenuhi kualifikasi berkualitas. seperti akurasi yang terjaga (accurate) , ketepatan waktu dalam penyajiannya (timeles) serta kesesuaiannya dengan pihak yang menerima (relevance).
Informasi keuangan dalam perusahaan dihasilkan oleh suatu sistem informasi yaitu sistem informasi akuntansi. Informasi yang berkualitas hanya bisa dihasilakan oleh suatu sistem informasi yang
didukung oleh teknologi informasi (teknologi kompuer , teknologi telekomunikasi). Meskipun secara teori dukungan teknologi informasi dalam sistem informasi bukan merupakan syarat mutlak bagi jalannya sistem informasi akuntansi akan tetapi saat ini. nampaknya dukungan teknologi informasi terhadap suatu sistem informasi sifatnya bukan lagi pilihan (optional) tetapi sudah merupakan kebutuhan.
Bagaimana mungkin perusahaan mau mengambil resiko, untuk sistem informasi akuntansi yang menghasilkan informasi keuangan yang akan dijadikan referensi atau dasar dari bebagai kebijakan
penting perusahaan yang akan diambil. Sistem informasi akuntansi tanpa dukungan teknologi informasi (sistem informasi akuntansi manual) sangat beresiko karena banyak mengandung berbagai kelemahan yang dapat menyebabkan terhambatnya kegiatan perusahaan.
Keunggulan Sitem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer
Sistem informasi akuntansi dalam perusahaan yang sudah didukung oleh teknologi informasi (SIA berbasis komputer) merupakan bagian dari sistem yang ada yang dapat memberikan informasi bagi semua tingkat manajemen, mulai dari manajemen tingkat atas (Top Level Management) seperti direktur dan Eksekutif, manajemen menengah (Midle Level Management) seperti kepala cabang, divisi serta manajemen tingkat bawah (Lower Level management) seperti mandor, supervisor.
UNSUR-UNSUR PENERAPAN SIA .............................. 6
SIA BERBASIS KOMPUTER ............................... 7
KEUNTUNGAN SIA BERBASIS KOMPUTER ............................... 7
DAFTAR PUSTAKA ............................... 8
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
Sistem Informasi Akuntansi adalah sistem informasi yang berhubungan dengan akuntansi. Dimana pengertian Sistem Informasi Akuntansi dibahas pada makalah ini. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan rangkaian pengkordinasian sumber daya (data, materials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan bisnis suatu entitas, dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan (Wilkinson, 1991: 14).
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang merubah data transaksi menjadi informasi atau laporan keuangan yang berguna bagi pemakainya.
Karena SIA merupakan suatu sistem informasi yang cukup rumit, dan untuk mempermudah pengelolaan, SIA dibagi menjadi beberapa subsistem.
Berikut ini merupakan Subsistem yang ada pada SIA tersebut:
1.The Revenue Circle
mencakup penjualan dan pemasukkan dalam bentuk uang tunai.
2. The Expenditure Cycle
kegiatan pembelian dan pembayaran dengan uang tunai.
3. The Human Resources/payroll cycle
mencakup kegiatan mengontrak dan menggaji para pegawai
4. The production cycle
proses merubah bahan mentah menjadi bahan jadi
5. The financing cycle
mencakup kegiatan untuk mendapatkan data dari investor, serta pembayaran mereka lagi.
Tujuan dan Komponen SIA
SIA (Sistem Infromasi Akuntansi ) tentu saja dibuat dengan beberapa alas an dan tujuan. Berikut ini adalah Tujuan dibuatnya sebuah SIA (Sistem Informasi akuntansi ):
-untuk mempermudah operasi bisnis setiap hari
- mengelola data hariaan
- menjadikan data mentah tersebut menjadi sebuah laporan keuangan
- mendukung operasi-operasi sehari-hari (mengolah aktifitas akuntansi)
- mendukung pengambilan keputusan manajemen (sebagai bahan pertimbangan)
-memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggungjawaban
Data harian dibidang akuntansi memiliki traffic yang cukup tinggi, sehingga diperlukan sebuah sistem informasi untuk mengatasi hal tersebut. Selain tujuan, ada pula komponen pada SIA. Komponen pada SIA secara garis besar hampir sama dengan sistem informasi lainnya, yaitu: Operator, prosedur, data, hardware dan software.
Komponen yang terdapat pada Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah:
o Orang-orang yang mengoperasikan sistem tersebut
o Prosedur-prosedur, baik manual maupun terototomatisasi yang dilibatkan dalam mengumpulkan, memproses dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas organisasi
o Data tentang proses-proses bisnis (informasi)
o Software yang dipakai untuk memproses data organisasi
o Infrastruktur teknologi informasi (perangkat keras)
Fungsi dan Karakteristik SIA
Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :
· Mengumpulkan dan menyimpan aktivitas yang dilaksanakan disuatu organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas tersebut dan para pelaku dalam aktivitas tersebut
· Mengubah data menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen
· Menyediakan pengendalian yang memadai
· Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan .
· Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
· SIA melaksanakan tugas yang diperlukan
· Berpegang pada prosedur yang relatif standar
· Menangani data rinci
· Berfokus historis
· Menyediakan informasi pemecahan minimal
Unsure-unsur penerapan SIA
Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan adalah Analisa Perilaku, Metode kuantitatif, dan Komputer
· Analisa Perilaku
Setiap sistem yang tertuangkan dalam kertas tidak akan efektif dalam penerapannya kecuali seorang akuntan dapat mengetahui kebutuhan akan orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut.Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif.
Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.
· Metode Kuantitatif
Dalam menyusun informasi, seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut.
· Komputer
Pada beberapa perusahaan, komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer
Salah satu kegiatan rutin di dalam perusahaan adalah kegiatan yang sifatnya klerikal yakni penyajian informasi keuangan untuk bebagai pihak yang membutuhkan khususnya adalah pihak manajemen. Informasi keuangan yang dihasilkan berdasarkan data trasaksi ekonomi perusahaan haruslah benar-benar memenuhi kualifikasi berkualitas. seperti akurasi yang terjaga (accurate) , ketepatan waktu dalam penyajiannya (timeles) serta kesesuaiannya dengan pihak yang menerima (relevance).
Informasi keuangan dalam perusahaan dihasilkan oleh suatu sistem informasi yaitu sistem informasi akuntansi. Informasi yang berkualitas hanya bisa dihasilakan oleh suatu sistem informasi yang
didukung oleh teknologi informasi (teknologi kompuer , teknologi telekomunikasi). Meskipun secara teori dukungan teknologi informasi dalam sistem informasi bukan merupakan syarat mutlak bagi jalannya sistem informasi akuntansi akan tetapi saat ini. nampaknya dukungan teknologi informasi terhadap suatu sistem informasi sifatnya bukan lagi pilihan (optional) tetapi sudah merupakan kebutuhan.
Bagaimana mungkin perusahaan mau mengambil resiko, untuk sistem informasi akuntansi yang menghasilkan informasi keuangan yang akan dijadikan referensi atau dasar dari bebagai kebijakan
penting perusahaan yang akan diambil. Sistem informasi akuntansi tanpa dukungan teknologi informasi (sistem informasi akuntansi manual) sangat beresiko karena banyak mengandung berbagai kelemahan yang dapat menyebabkan terhambatnya kegiatan perusahaan.
Keunggulan Sitem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer
Sistem informasi akuntansi dalam perusahaan yang sudah didukung oleh teknologi informasi (SIA berbasis komputer) merupakan bagian dari sistem yang ada yang dapat memberikan informasi bagi semua tingkat manajemen, mulai dari manajemen tingkat atas (Top Level Management) seperti direktur dan Eksekutif, manajemen menengah (Midle Level Management) seperti kepala cabang, divisi serta manajemen tingkat bawah (Lower Level management) seperti mandor, supervisor.
Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki oleh sistem informasi akuntansi yang
didukung teknologi informasi (SIA berbasis komputer), yaitu:
a. Proses pengolahan data yang cepat
b. Memiliki tingkat akurasi informasi yang tinggi
c. Efesiensi sumberdaya manusia
d. Kemudahan akses informasi
Daftar Pustaka
http://www.wakrizki.net/2012/04/contoh-daftar-isi-makalah.html#ixzz28KNkFHzA
http://duniasisteminformasi.blogspot.com/2011/03/pengertian-sistem-informasi-akuntansi.html
http://siaku-klmpk8.blogspot.com/2011/01/karakteristik-dan-fungis-sistem.html
http://arispato.blogspot.com/2010/11/sistem-informasi-akuntansi-berbasis.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.